«

'Kapan Kawin?" Film yang Bertabur Orang Berkaliber Internasional

»

Film komedi yang berhasil menarik perhatian penonton, yaitu "Kapan Kawin?" yang baru diluncurkan tanggal 12 Februari lalu, ternyata adalah produksi pertama dari rumah produksi baru, Legacy Pictures.

Legacy Pictures memang tak tangung-tangung dalam menggarap film pertamanya. Legacy Pictures memilih tim produksi yang berkelas Internasional. Robert Ronny selaku produser ekskutif film ini pernah menggarap sejumlah film yang menjelajahi berbagai festival film di luar negeri. Sebut saja salah satunya film "Biarkan Bintang Menari" (2003) berhasil masuk nominasi Best Feature Film di Bangkok. Film televisi Surat untuk Ayah yang dibuat tahun 2006, juga dinominasikan dalam FFI. Tahun ini, Robert Ronny juga tengah sibuk menggarap serial TV Bima Satria Garuda.

Dibantu dengan line produser-nya, Wiwid Setya yang juga memiliki portofolio internasional. Dilansir dari New York Times, Wiwid pernah menggarap film Opera Jawa bersama Garin Nugroho yang berhasil masuk nominasi Best Film di Asia Pacific Screen Awards tahun 2007. Ditambah lagi, prestasinya sebagai production manager dalam film Dokumenter "Position Among the Stars" (2010) yang berhasil menang di Festival Film Dokumenter Internasional di Amsterdam. Di tahun sebelumnya, film "Denias", "Senandung di Atas Awan" yang digarapnya bersama sutradara John de Rantau memenangkan Best Children's Feature Film di ajang penghargaan Asia Pacific Screen Award.

Sementara sang sutradara, Ody C. Harahap sudah lama menjajaki dunia perfilman sejak lama. Dia telah menggarap sejumlah film bertemakan cinta, di antaranya Alexandria (2005), Kawin Kontrak (2008), Punk in Love (2009), dan Cinta/Mati (2013). Untuk penulisan naskahnya dipercayakan kepada Monty Tiwa yang sukses menggarap beberapa film fenomenal seperti Denias (2006) dan Laskar Pemimpi (2010). Kedua film itu pernah ditayangkan di berbagai festival film Internasional.

Di luar tim produksi, Kapan Kawin? juga memasang manuver pemain yang sudah pernah mengantongi Piala Citra sebagai Aktris dan Aktor Indonesia Terbaik. Reza Rahardian yang pemeran laki-laki utama (Satrio) pernah memenangkan piala FFI untuk film 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta. Dan satu lagi, penghargaan IMA untuk Pemeran Utama Pria Terfavorit di film Habibie & Ainun. Selevel dengan Reza Rahadian, Adinia Wirasti (Dinda) juga pernah mendapatkan Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2005 dalam film Tentang Dia.


Keyword: film kapan kawin?, kawin kontrak, ody c. harahap, senandung di atas awan, asia pacific screen award, best feature film, bima satria garuda, cinta/mati, festival film dokumenter internasional, position among the stars, punk in love, wiwid s



Informasi Terkait


Komentar