«

Rania Putrisari Ogah Seperti Kartini di "Surat Cinta untuk Kartini"?

»

Rania Putrisari yang apik memerankan sosok R.A. Kartini dalam film produksi MNC Pictures, "Surat Cinta untuk Kartini" yang sudah tayang 21 April lalu, ternyata gadis ayu ini merasa keberatan jika sampai dijodohkan oleh keluarganya, lain halnya dalam perannya di film tersebut.

"Kalau jaman dulu kita nerimo saja jadi orang yang dijodohin, mau nggak mau harus diterima ayo sama siapa," ujar Rania. "Apa ya, karena itu kan putusan yang lebih tua. Karena untuk membantah keputusan itu sangat nggak sopan sekali, jaman dulu itu. Karena Kartini mau menikah dia punya syarat dia mau ini dan itu." 

"Kalau sekarang sudah nggak mau dijodohin, nggak mau kalau nggak suka," lanjut Rania. "Sudah mulai speak up sih, karena kan kita yang menjalani hidup, kita yang bakal punya generasi muda juga nggak mau kan anak kita digituin nanti." 

Namun terlepas dari masalah perjodohan, perjuangan R.A. Kartini memang layak dijadikan contoh. 

"Sosok Kartini itu yang independen, walaupun dia pemberontak tapi dia pemberontak yang posfitif," tuturnya. "Dia juga penyayang bagi anak-anak, apalagi bukan yang ningrat." 

"Surat Cinta untuk Kartini" bercerita tentang Sarwadi (Chico Jericho) yang bertugas mengantar surat-surat Kartini ke berbagai pihak. Seiring berjalannya waktu, Sarwadi diam-diam jatuh cinta dengan Kartini yang berlatar belakang ningrat tetapi selalu menolong rakyatnya.


Keyword: pemeran film surat cinta untuk kartini, r.a. kartini, rania putrisari, sinopsis film surat cinta untuk kartini




Komentar