«

Produksi Film "Bulan Terbelah di Langit Amerika" Dipastikan Setelah Lebaran

»

Film "Bulan Terbelah di Langit Amerika" yang diadaptasi dari novel yang sama, produksi Maxima Pictures, kembali mengalami kemunduran jadwal syuting yang rencananya akan melakukan pengambilan gambar setelah Hari Raya Lebaran, Juli mendatang.

"Karena masih banyak persiapan yang harus kita lakukan, terutama lokasi," kata Eksekutif Produser Yoen K, ia juga menambahkan bahawa penulisan skrip saat ini sudah selesai. Lokasi utama yang menjadi latar film di New York dan Washington dalam film, akan dibuat autentik sesuai buku.

"Washington, New York, dan museum-museum semua lokasinya akan sama," terangnya.

"Bulan Terbelah di Langit Amerika" bercerita tentang kisah di balik tragedi kemanusiaan 9/11. Tragedi yang bukan hanya memporak-porandakan gedung WTC, namun juga meluluh-lantakkan sendi-sendi kasih antarumat manusia. Sejak tragedi ini, hubungan antara Islam dengan Amerika seakan menjadi tidak harmonis. Masyarakat dunia seakan ikut terbelah dalam perasaan saling curiga, saling tuding dan saling menyudutkan satu sama lain.

Hanum Rais yang juga ikut menulis naskah film ini mengatakan, "Film ini bermaksud untuk menyatukan belahan itu kembali, bahwa sesungguhnya Islam dan Amerika tidak seharusnya saling dibenturkan, namun keduanya menyimpan sejarah agung yang saling terkait."


Keyword:




Komentar