Film: Sanubari Jakarta (2012)

Pembalut (Billy Christian)Bercerita tentang pasangan lesbian Theresia dan Bianca, yang berada dalam sebuah kamar motel. Mereka memperdebatkan mulai dari bra yang saling tertukar, serta masalah utama bahwa Theresia memutuskan untuk menikah dengan seorang pria serta masalah Bianca yang sedang datang bulan di hari terakhir mereka bertemu. Datang pula seorang perempuan desa yang mengaku pacar Bianca. Semua karakter perempuan di film ini dimainkan oleh satu orang.Kentang (Aline Jusria)Sebuah cerita d...


selengkapnya



Film: Keumala (2012)

"Keumala" menceritakan tentang Langit, fotografer, pecinta perjalanan, “pencari” senja. Awalnya ia lari atas kekecewaannya terhadap masa lalunya yang lebih memilih mengabadikan momen anak yang terluka di suatu daerah konflik daripada menolongnya. Pelarian yang justru mengajarkannya banyak. Ia mengadakan pameran foto bertema langit senja di sebuah kapal.Di kapal itu ia terlibat perdebatan menyebalkan yang mengusik lagi idealismenya. Perdebatan dengan penulis dan pembuat sketsa yang cantik tapi ke...


selengkapnya



Film: Penganten Pocong (2012)

"Penganten Pocong" menceritakan tentang Ririn (Baby Gracya) yang menolak dipaksa menikah dengan Jarwo (Melky Bajaj). Ririn mencintai Rangga (Isa Bajaj). Cinta Ririn kepada Rangga mendapat tantangan dari keluarga Jarwo. Mereka ingin menganggap lunas hutang almarhum ayah Ririn dengan menikahkan Jarwo dengan Ririn.Ririn nekat melarikan diri pada hari H pernikahan. Akibat kelakuan Ririn itu, dibuatlah skenario bahwa Jarwo meninggal dunia, namun masih bisa meneror Ririn lewat SMS gaib dan telepon ter...


selengkapnya



Berita: Rizky Nazar Terkesan dengan Tagline "Magic Hour": "Mengapa Tuhan menciptakan hati kalau untuk dipatahin?"

"Magic Hour" yang beredar 13 Agustus lalu, dan dibintangi oleh Rizky Nazar membuat remaja ini begitu terkesan dengan dialog film tersebut."Ada kalimat yang membuat aku terkesima 'Mengapa Tuhan menciptakan hati kalau untuk dipatahin?'. Sepintas tak ada yang aneh dari kata-kata ini. Bahkan terkesan ini adalah ungkapan orang yang patah hati saat cintanya kandas. Aku sempat konsultasi dengan sutradara dan penulis skenario untuk kalimat ini agar aku bisa menjiwai scene yang dengan naskah itu," kata R...


selengkapnya



Berita: Ega Olivia Bermain di Film "Bunker Mawar Hitam" Karena Tidak Vulgar?

Pemeran film horor "Bunker Mawar Hitam", Ega Olivia, nampaknya hanya mau menerima film yang tidak memberikan kesan seksi dan vulgar, menurutnya sudah bukan saatnya lagi image seksi menjadi 'jualan' para sineas. Ia juga melihat adanya perbedaan image seksi di film dalam dengan luar negeri."Bukan bermaksud membandingkan, tapi ini terlihat. Film luar seksi lebih ke seni, kalau kita justru vulgar," katanya di acara jumpa fans film "Bunker Mawar Hitam" di Plaza Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/...


selengkapnya