«

Kisah Perjalanan Menarik di "Unbroken"

»

Angelina Jolie mengambil langkah cukup besar dalam kariernya sebagai sutradara dengan mengangkat tokoh Louis Zamperini. Di film panjang keduanya ini, Jolie menyuntikkan harapan, namun tak bisa lepas dari stereotip ala Hollywood.

Louis Zamperini adalah bocah berdarah Italia yang bermasalah dan menimbulkan kekecewaan bagi orangtuanya. Ia sering mencuri, merokok dan minum alkohol diam-diam. Louis kerap lari dari kejaran polisi, dan orang-orang yang dirugikan karena kenakalannya. Namun kakak Louis, Pete Zamperini (Alexander Russel) melihat potensi dari sang adik dan tetap menaruh kepercayaan.

Hari demi hari dilalui Pete dengan melatih adik kesayangan, hingga Louis mencatatkan rekor sebagai pelari marathon SMA tercepat di AS. Impiannya adalah mengikuti olimpiade di Tokyo...sebelum perang memupuskan segalanya.

Louis kemudian membawa nama negaranya dari keahlian yang lain, menjadi pengebom United States Army Air Forces B-24 Liberator pada 1943. Ia memiliki misi membombardir pulau Nauru yang dikuasai Jepang. Dalam misi pertama ia cukup berhasil, meskipun merasakan pengalaman hampir mati. Dan misi kedua, membawanya terombang-ambing di tengah lautan yang luas bersama dua temannya yang masih hidup.

Dalam kisah bertahan hidup, harapan adalah sumber kehidupan yang menjaga sang survivor agar tetap berjuang. Seperti Tom Hanks di film 'Cast Away' yang optimis bisa bertemu keluarganya lagi setelah terdampar sendirian di sebuah pulau. Api harapan itu tetap menyala meskipun itu terwujud setelah 4 tahun yang berat dan membuatnya hampir gila.

Dalam pengalaman hampir mati, juga bisa menjadi pengalaman spiritual seperti Pi di 'Life of Pi'. Louis yang tadinya tak terlalu percaya agama, juga baru menerima kehadiran Tuhan dengan syarat, ketika dirinya dihantam badai dalam perahu karet di tengah samudera. Ia terombang-ambing selama 47 hari.


Keyword: alexander russel, cast away, film unbroken




Komentar