Film: Wanita Berdarah Dingin (1994)

"Wanita Berdarah Dingin" bersetting pada zaman sekarang (bangunan modern, telpon genggam, mobil limousine dll), tapi yang jadi masalah adalah konflik dan adu kuat soal "tenaga dalam". Hanya dengan mengibaskan kepala, umpamanya, lawan bisa terpental. Konflik terjadi antara Pusparani (Malfin Shyaina) melawan Puspadewi (Esri Komara). Kaum "puspa" ini memiliki kelainan (antara lain kekuatan tenaga dalam tadi), tapi untuk mempertahankan itu mereka antara lain harus minum darah lelaki. Pusparani berha...


selengkapnya


Film: Misteri Permainan Terlarang (1996)

"Misteri Permainan Terlarang" mengisahkan tentang Citra (Lela Anggraini) yang diperkosa berandalan, bertemu dengan Gizma (Kiki Fatmala), makhluk cantik dari alam gaib. Gizma membantu Citra membalas dendam pada para pemerkosanya. Sebagai imbalan, Gizma menggunakan tubuh Citra untuk bermain cinta dengan lelaki tampan tiap usai membalas dendam. Akibatnya, tubuh Citra menjadi ajang pemuas nafsu. Hal ini diketahui Ranu (Teguh Yulianto), teman Citra. Ranu yang jatuh cinta pada Citra, bertekad melepask...


selengkapnya


Film: Rose Merah (1996)

Cerita film "Rose Merah" seperti kisah-kisah film mistik lainnya. Yang istimewa di sini adalah peran kyai yang biasanya berhasil mengusir kekuatan jahat, digantikan oleh seorang pendeta lengkap dengan kitab dan ayat-ayat Injil....


selengkapnya


Film: Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari (1981)

"Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari" merupakan legenda terkenal di wilayah Jawa Tengah dan Timur. Jaka Tarub hidup menderita bersama ibunya yang janda, karena celaan masyarakat sekitar akibat Jaka tidak diketahui siapa ayahnya, di samping penyakit kulit menahun yang dideritanya. Jaka punya kebiasaan berburu di hutan. Keajaiban terjadi. Ia jumpa dengan Nawang Wulan, bidadari cantik. Perkawinan terjadi dan lahir putri mereka bernama Nawang Asih. Karena berasal dari dua dunia berlainan, Jaka harus mener...


selengkapnya


Film: La Tando di Toradja (1971)

"La Tando di Toradja" menceritakan tentang La Tando (Hadisjam Tahax), pangeran buruk rupa dari Bugis, melihat benda ajaib di sungai dalam pengembaraannya. Dua pengawalnya yang hendak mengambil benda itu, mati. Tidak demikian dengan Latando. Benda itu adalah sebuah jeruk berisi rambut sangat panjang milik seorang putri yang tinggal di hulu sungai, desa Minanga.La Tando berniat memperistri putri itu. Ia susuri sungai Saddang dengan segala rintangannya dan berhasil menemukan pemilik rambut, Putri L...


selengkapnya