«

Sinopsis Film: Jangan Dengerin Sendiri ( 2016 )

»

"Jangan Dengarin sendiri" diangkat dari sebuah novel karya Naomi Angelia dan program OZ radio. Film ini bercerita tentang kisah horor seorang gadis indigo bernama Naomi (Naomi Angelia Sea), saat mengeksplorasi Gunung Sadahurip untuk tugas kuliah, Alya (Adinda Rizkyana), Reno (Reza Levi) dan Helda (Amalthea Kezia) mendengarkan siaran radio "Jangan Dengerin Sendiri" (JDS), siaran tentang ekspedisi supernatural tiap Kamis malam di Radio OZ , yang dipimpin oleh Naomi (Naomi Angelia Sea) dan dibantu oleh Daya (Herrichan) dan Cahyo (Kama Bashkara).

Reno nekad mendengarkan JDS sendirian dan mengacuhkan peringatan bahwa tindakannya dapat memancing kemunculan hantu. Akibatnya, mereka bertiga harus berurusan dengan sesosok hantu yang terus mengikuti dan menteror mereka bahkan hingga mereka sampai rumah masing-masing. Mereka meminta pertolongan kepada tim.

Reno, Alya dan Helda beserta Tim JDS berangkat menuju Gunung Sadahurip untuk mencari hantu yang menteror Helda dan kedua temannya. Teror demi teror dialami mereka. Mereka menyusuri lorong-lorong gelap tanpa mengetahui bahaya macam apa yang menunggu mereka. Sebuah misteri yang telah lama terkubur pun mulai terbuka tabirnya. Alya dan kalung yang selalu melekat di lehernya selama ini punya hubungan khusus dengan penunggu Gunung Sadahurip yang ini telah lama menanti kedatangannya.


Kru Film dan Pemain
Produser Dedy Syahputra
Sutradara Dedy Syahputra
Penulis Muhammad Abiyoso, Ridho Saiful Amin
Pemain Naomi Angelia Sea, Herichan, Kama Bashkara, Adinda Rizkyana, Reza Levi, Amalthea Kezia, Budi Doremi, Addry Danuatmadja, Monica Oemardi, Sheren Sea, Ananda George, Oche Permatasari

Informasi Lengkap
Jenis Film Horror, Thriller
Tanggal Rilis: 19 May 2016
Negara Indonesia
Bahasa n/A
Produksi Andromeda Pictures
IMDB Rating n/A

Trailer

Keyword: monica oemardi, budi doremi, ananda george, adinda rizkyana, amalthea kezia, andromeda pictures, dedy syahputra, film jangan dengerin sendiri, herrichan, kama bashkara, naomi angelia sea, reza levi, sheren sea




Komentar