Tag "istianti"

Antologi Film Dokumenter Eagle Awards 2014

Pada tahun 2014 ini, film "Antologi Film Dokumenter Eagle Awards" merupakan film Omnibus atau antologi yang diangkat dari kisah-kisah luar biasa dan penuh inspiratif yang ada di seluruh Indonesia. Film arahan 10 sutradara ini akan diproduseri oleh Endah W Sulistianti dan Bambang Hamid.Ini merupakan kali kedua film dokumenter Eagle Awards ditayangkan. Sebelumnya, film yang sama juga pernah dirilis pada tahun 2013, dengan tema isu-isu yang ada di Indonesia.Sementara itu, film produksi Eagle Instit...


selengkapnya



Antologi Film Dokumenter Eagle Awards

1. Hikayat Dari Ujung PesisirSutradara : Cut Ervida Diana & Darang Melati ZPengeboman ikan sudah menjadi tradisi turun temurun di kawasan Aceh Besar, sebagian nelayan menggantungkan hidupnya dari kegiatan tersebut. Akibat dari pengeboman ikan, berbagai masalah pun timbul, mulai dari kerusakan ekosistem laut, berkurangnya hasil laut dan munculnya korban akibat dari penggunaan bom saat melakukan penangkapan ikan.2. Barisan Gendeng di Pusaran IndustriSutradara : Rizki Rengganu Suri & Wiliams Wijaya...


selengkapnya



The Last Journey

Sa"alih mempunyai 4 proyektor film, lebih dari 200 film 35mm, dan beberapa karyawan. Ia adalah pemilik perusahaan layar tancap terakhir yang masih bertahan di Jakarta....


selengkapnya



Pelangi di Atas Prahara

Pada awal film terjadi pertemuan antara dua mahasiswa Indonesia di Perth, Australia, Arman (Panji Wiseso) dan Andara (Wanna Harahap). Arman digambarkan tergila-gila fotografi, Digambarkan pula kehidupan teman-teman Arman maupun Andara. Film ini lalu mempertanyakan perlunya pembedaan antara ruang pribadi dan ruang publik lewat tokoh Andara, yang mengingatkan heboh peristiwa VCD porno tahun 2001.VCD yang beredar secara gelap ini menunjukkan dua pemua berlainan jenis tengah berasyik-masyuk. "Pemera...


selengkapnya



Antalogi Film Dokumenter Eagle Awards

1. Dolanan Kehidupan (Jogja)Sutradara : Afina Fahru & Yopa ArfiFilm ini menceritakan kehidupan para pengrajin mainan tradisional di Bantul, Yogyakarta, Mbah Wiyar (78th) dan Mbah Karto (110th) adalah gambaran dari pembuat mainan tradisional yang sampai hari ini masih terus mengikhtiarkan diri untuk tetap membuat mainan tradisional sebagai upaya pelestarian. Di usia yang sudah tua, pengrajin mainan tradisional ini tetap memiliki semangat untuk bekerja dan menjaga keberadaan mainan tradisional, se...


selengkapnya