Aktor / Aktris

Bukaan 8

Sinopsis film "Bukaan 8" akan menceritakan tentang kisah pasangan suami istri, Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela) yang tengah menanti kelahiran anak pertama mereka.Selama ini, keluarga besar Mia menganggap Alam sebagai lelaki yang tidak bisa diandalkan. Karena itu Alam berusaha membuktikan bahwa dia adalah suami idaman setelah anak pertamanya lahir....


selengkapnya



Wonderful Life

Film "Wonderful Life" diilhami dari buku dengan judul yang sama, dengan tagline "Harus pintar. Harus berprestasi. Harus 'jadi orang'".Sinopsis film "Wonderful Life" bercerita tentang Amalia tumbuh dengan mempercayai dirinya bukan apa-apa sebelum memiliki hal-hal di atas. Prinsip yang sama ia terapkan untuk Aqil, anak tunggalnya. Namun hidup berkata lain. Aqil yang kesulitan membaca—apalagi berprestasi—divonis memiliki disleksia.Amalia memutuskan pergi mencari penyembuh untuk Aqil. Perjalanan...


selengkapnya



Foto, Kotak dan Jendela

Produser televisi Dimas Airlangga (Christian Sugiono) dan sahabatnya, editor majalah, Nur Larasati (Noveleta Dinar) bingung mencari pemandu acara yang murah untuk TV show yang sedang mereka kerjakan. Suatu hari datang tetangga baru di rumah susun mereka, seorang artis tanggung bernama Reno Barata (Vino G Bastian). Reno sedang kesulitan ekonomi sehingga ia bersedia menerima tawaran untuk terlibat menjadi pemandu acara pada proyek tv show tersebut. Ketika proyek ini mulai berjalan dan mereka sedik...


selengkapnya



Surat dari Praha

"Surat dari Praha" bercerita tentang drama percintaan yang terjadi di Praha. Ada seorang tokoh tahanan politik yang terasingkan akibat imbas dari kasus "Partai Komunis Indonesia" pada tah"Surat dari Praha" bercerita tentang Larasati (Julie Estelle) terpaksa memenuhi wasiat ibunya, Sulastri (Widyawati), untuk mengantarkan sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo) di Praha. Dibesarkan di tengah kehidupan keluarga yang tidak harmonis, hubungan Larasati dan ibunya tidak pernah bena...


selengkapnya



Cahaya dari Timur: Beta Maluku

Awal tahun 2000, Sani Tawainela, mantan pemain Tim Nasional U-15 Indonesia di Piala Pelajar Asia tahun 1996 yang gagal menjadi pemain professional mengalami guncangan besar. Sani menyaksikan tertembaknya seorang anak dalam sebuah kontak senjata di Ambon. Sani yang kembali ke Tulehu, desa kelahirannya yang berjarak 25 kilometer dari kota Ambon dan menyambung hidup sebagai tukang ojek menyaksikan keterlibatan anak-anak dalam konflik agama di Maluku.Sani lalu mengadakan latihan sepak bola untuk men...


selengkapnya